Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Friday, January 2, 2015

Membuat mesin cuci satu tabung Samsung WA-90F4 menjadi semi manual




-          Pertama kali problem dengan mesin cuci satu tabung Samsung WA-90F4, adalah air mengalir tidak mau berhenti dan mesin tidak mau jalan sama sekali. Sebelumnya saya belum pernah membongkar mesin cuci satu tabung otomatis. Kalau mesin cuci dua tabung sudah pernah membongkar. Dan pernah beberapa kali ganti mesin cuci dua tabung. Karena kapok dengan mesin cuci dua tabung, maka saya mengganti dengan yang satu tabung otomatis. Ternyata, sami mawon. Maka dibongkarlah mesin cuci satu tabung Samsung WA-90F4 dengan susah payah, karena tidak tahu letak sekrup-sekrup untuk membuka. Akhirnya terbongkar bagian atas belakang mesin cuci dan bagian bawah belakang mesin cuci satu tabung Samsung WA-90F4. Kemudian saya melihat-lihat bagian belakang mesin cuci satu tabung Samsung WA-90F4, untuk mengetahui apa saja bagian-bagian mesin cuci ini. Setelah melihat-lihat bagian demi bagian, mata saya tertuju kepada selang bening yang menjuntai. “Wah ini fungsinya apa yah ?”, pikir saya. Kok menjuntai? Ternyata selang ini lepas dari tabung! Padahal di selang ini ada kawat untuk mengikat, tetapi bisa lepas juga. Setelah dipasang kembali selang tersebut, mesin cuci Samsung WA-90F4 bisa bekerja dengan normal kembali. Selang bening tersebut ternyata menghubungkan water level sensor dengan tabung cuci.
-          6 bulan kemudian terjadi problem yang kedua kalinya dengan mesin cuci satu tabung Samsung WA-90F4. Mesin cuci satu tabung Samsung WA-90F4 ini tidak dapat berputar spin nya (pengering). Untuk cuci baju bisa berjalan normal, sedangkan ketika tiba waktunya spin tidak terjadi apa-apa, alias tabung spin tidak berputar, dan di layar tidak muncul kode error apapun. “Wah ini mesin cuci ngadat lagi, apa beli baru saja yah?”, pikir saya. “Terus mau ditaruh mana mesin cuci ini?”, kata istri saya. “Lagi pula cuma spin nya saja yang rusak kok, sayang kalau beli lagi”, sambung istri saya. Ya sudah, mesin cuci ini minta dibongkar lagi.
Kali ini saya browsing terlebih dahulu di internet untuk mengetahui apa saja kemungkinan bagian yang rusak. Setelah membongkar bagian belakang mesin cuci, terlihat tali pemutar motor mesin cuci. Kemudian dicek, ternyata tali yang ke motor ini sudah kendor. “Wah ini dia penyebabnya!”, pikir saya. Setelah diganti dengan tali baru, mesin cuci ini berputar lebih kencang untuk cuci baju. Sedangkan untuk mengeringkan ternyata masih tidak jalan juga. Kemungkinan lain adalah motor drain yang tidak bekerja. Untuk mengetes apakah motor drain berjalan, saya coba jalankan dengan menekan tombol function, kemudian pilih spin sambil memperhatikan rem dan gigi dari bagian belakang mesin cuci yang telah dibuka. Ternyata motor drainnya bekerja untuk melepas tuas rem dan membuka pembuangan air. Kemungkinan lain adalah gigi/kopling tidak dapat berfungsi, karena ini mesin cuci satu tabung, untuk menjalankan pengering dengan memindahkan gigi. Untuk mengetesnya, saya cabut listrik terlebih dahulu, kemudian diikat tuas pelepas rem dan pembuangan air. Kemudian diputar-putar tali, ternyata tabung spin dapat berputar. Kesimpulannya, gigi tidak bermasalah. Akhirnya tiba pada kesimpulan saya mesin cuci mesin cuci satu tabung Samsung WA-90F4 ini mengalami kerusakan di modul controlnya. Modul control tidak dapat mengirimkan listrik ke motor ketika waktunya spin. Untuk mengganti modul control harus mencari di Samsung Center. Setelah menelepon ke beberapa Samsung Center akhirnya ada yang mengangkat telepon juga. Samsung Center yang bisa dihubungi adalah Samsung Center Bekasi. Mungkin karena akhir tahun pegawainya banyak yang ambil cuti. Menurut Samsung Center Bekasi, yang terdekat dengan lokasi saya adalah Samsung Center di Juanda Depok, dan harus ke lokasi untuk menanyakan harga pastinya, karena katanya Samsung Center di Juanda Depok tidak ada telepon. Menurut Samsung Center Bekasi, harga modul controlnya saja sekitar 500 ribu rupiah, untuk jasa pasangnya 150 ribu. Glek, lumayan juga tuh modul. Mending untuk makan-makan yah duit segitu. Dari informasi di internet, ada modul kontrol universal yang harganya jauh lebih murah. Kekurangan dari modul kontrol universal ini adalah saya harus mengurutkan kabel-kabel kembali. Untuk mengurutkan kabel diperlukan multi-tester, padahal saya tidak punya multi-tester. Akhirnya alternatif untuk mengganti dengan modul universal dicoret. Alternatif lainnya adalah dengan membuat tombol manual khusus untuk spin (mengeringkan) saja.
-          Untuk membuat tombol manual mesin cuci satu tabung Samsung WA-90F4 ini juga diperlukan memperhatikan jalur listrik. Setelah memperhatikan kabel-kabel, ternyata ada 3 kabel yang terhubung ke motor mesin cuci satu tabung Samsung WA-90F4. “Kenapa ada tiga yah yang ke motor?”, pikir saya. Motorkan cuma perlu dua kabel. Setelah mencari informasi di internet mengenai motor mesin cuci, makin bingung karena gambar wiring mesin cuci yang ke motor malah lebih dari tiga! Di internet ada gambar skema motor mesin cuci yang menerangkan untuk high speed dan low speed. Setelah tanya istri, disimpulkan mesin cuci satu tabung Samsung WA-90F4 ini tidak ada high speed dan low speed. Kemudian dapat lagi gambar wiring mesin cuci yang menuliskan, ada FW dan RW. Jadi motor mesin cuci itu arahnya bisa bolak-balik.
-          “Motor perlu dites langsung ke listrik”, pikir saya. Lagi-lagi karena tidak mempunyai multi-tester, saya harus memperhatikan kabel secara visual. Ternyata motor drain terkonek ke kabel putih dari tiga kabel yang terhubung motor. Artinya kabel putih ini yang dipakai untuk memutar motor spin. Tinggal satu kabel yang belum ketemu. Setelah tuas rem dan pembuangan air diikat, dipilih kabel warna merah untuk tes motor. Ketika dihubungkan ke jala-jala listrik, yang berputar ternyata motor berputar ke arah kanan, dan menggerakkan bagian bawah. Ini artinya untuk mencuci. Berarti bukan kabel merah. Tinggal kabel biru yang di tes. Ternyata dengan kabel biru ini motor bergerak ke arah kiri dan menggerakkan tabung spin (pengering). Ini dia kabelnya. Tinggal mencari sumbernya, dari mana kabel biru ini mendapatkan listrik. Bagian modul control saya buka untuk melihat-lihat kabel. Ternyata kabel berwarna biru ini keluar dari transistor. “Ini pasti yang rusak transistornya”, gumam saya. Hanya saja mengganti komponen modul kontrol memakan waktu. Modul control ini sudah dilapisi  lem silikon, jadi harus melepas lem silikon terlebih dahulu jika akan mengganti komponen transistor. Belum lagi mencari jenis transistornya. Setelah diurut-urutkan, ternyata motor drain terhubung dengan warna hitam. Motor drain berfungsi untuk melepas rem, menarik tuas gigi dan membuka saluran air pembuangan, artinya motor drain bekerja ketika membuang air pembuangan dan ketika mengeringkan. Jadi saya membuat tombol on-off, dari kabel warna hitam (dari motor drain) ke kabel warna biru. Akhirnya jadilah mesin mesin cuci satu tabung Samsung WA-90F4 ini menjadi semi manual. Artinya ketika bagian mengeringkan, tombol on-off ini harus ditekan sehingga motor spin berjalan. Lumayanlah daripada lumanyun! Hemat 650 ribu.